Kita memang tidak bisa memilih terlahir dari mana, tapi kita berhak memilih diri kita sendiri mau jadi apa, seperti apa dan bagaimana. Misal menjadi anak baik (soleh/solehah). Menurut kita anak baik itu minimal "dia tahu kewajiban dan punya batasan" artinya seperti ini kita bebas, hidup sesuai kemauan kita asalkan kita tetap menjalankan kewajiban (ex: belajar, beribadah, membantu orang tua, dll) dan punya batasan (ex: main, tidur, dll).
Kali ini kita akan mulai bercerita tentang Anna yang terlahir pada tahun 1995. Anna beruntung terlahir dari keluarga yang cukup dibilang dari kalangan berada. Kedua orang tua Anna ini adalah turunan orang berada, Kakek Anna dari ayahnya merupakan seorang dokter dan kakek Anna dari ibunya adalah tokoh utama di masyarakat (lurah) yang memiliki raja tanah pada zamannya itu. Jadi bisa di bilang Anna ini terlahir dari turunan orkay 😎 (orang kaya). Bagaimana tidak? kedua kakek nya merupakan kategori orang yg hidup dikalangan atas. Lantas bagaimana dengan keadaan ekonomi orang tua Anna? Jadi.. pada zaman dulunya orang tua Anna memilih tidak mengikuti jejak kedua orang tuanya, tidak tahu apa yang ada di lintas pikiran mereka.. ya mungkin karena mereka memiliki banyak harta dari kedua orang tuanya.
Anna terlahir dari keluarga yg awalnya bahagia, kecukupan, dan berjaya pada masanya. Di masa kecilnya Anna memiliki banyak kebahagiaan yang mungkin tidak dirasakan oleh anak lainnya. Singkat cerita saat usia Anna 10 tahun (kelas 3 SD) keadaan Ekonomi orang tua Anna menurun, ayah Anna terlilit banyak hutang. Banyak orang datang kerumah Anna untuk menagih hutang, karena tidak sanggup membayar, semua barang berharga yang ada dirumah disita oleh penagih-penagih hutang.
Pada saat usia Anna masih anak-anak, Anna dengan kepolosannya tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang anak yg selalu berbakti, menuruti orang tuanya, sebagai siswa yang selalu rajin belajar dan haus akan ilmu. Dari awal Anna masuk sekolah dasar sampai Anna lulus, Anna selalu mendapatkan peringkat juara di kelasnya. Walaupun pada saat Anna kelas 3 kehidupannya tidak seberuntung dulu. Dengan kepolosan tanpa mengetahui masalah yang dihadapi kedua orang tuanya Anna tetap merasa bahagia, ceria dan selalu semangat untuk belajar. Kemuadian pada saat itu Anna mengikitu suatu lomba, dan dia berhasil menjuarai lomba itu, hadiahnya berupa uang yang cukup di bilang fantastik, Anna pun bahagia dan kedua orang tuanya pun bangga. Ya mungkin seperti itu takdir Anna terlahir pada tahun 1995, dicukupkan sekilan episode kali ini. Sampai jumpa dan tunggu cerita cerita hidup 95 berikutnya...
Pada
April 05, 2019

0 komentar untuk Takdir Kita (Anna) Terlahir